Gangguan otak cukup banyak jenisnya, karena otak adalah pusat kendali tubuh yang mengatur pikiran, emosi, gerakan, hingga fungsi organ. Secara umum gangguan otak bisa dikelompokkan berdasarkan penyebab atau jenis kerusakan. Berikut macam-macam gangguan otak:
1. Gangguan Struktural / Cedera
-
Cedera otak traumatis (Traumatic Brain Injury / TBI) → akibat benturan keras (misalnya kecelakaan).
-
Tumor otak (jinak atau ganas) → pertumbuhan sel abnormal di otak.
-
Hidrosefalus → penumpukan cairan di otak.
-
Herniasi otak → pergeseran jaringan otak karena tekanan berlebih.
2. Gangguan Vaskular (Pembuluh Darah Otak)
-
Stroke iskemik → sumbatan aliran darah ke otak.
-
Stroke hemoragik → pecahnya pembuluh darah otak.
-
Aneurisma otak → pelebaran pembuluh darah otak yang bisa pecah.
-
Transient Ischemic Attack (TIA) → stroke ringan sementara.
3. Gangguan Infeksi & Peradangan
-
Meningitis → peradangan selaput otak (meningen) akibat bakteri/virus/jamur.
-
Ensefalitis → peradangan jaringan otak, biasanya karena virus.
-
Abses otak → infeksi yang menyebabkan nanah di otak.
4. Gangguan Neurodegeneratif
-
Alzheimer → penurunan fungsi otak yang menyebabkan demensia.
-
Parkinson → kerusakan sel penghasil dopamin, memengaruhi gerakan.
-
Huntington → penyakit genetik yang merusak saraf otak.
-
ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis) → melemahkan saraf motorik.
5. Gangguan Epilepsi & Listrik Otak
-
Epilepsi → aktivitas listrik otak berlebihan yang memicu kejang.
-
Absence seizure → bentuk epilepsi ringan dengan tatapan kosong.
6. Gangguan Kognitif & Psikiatri
-
Demensia → penurunan daya ingat dan fungsi berpikir.
-
Skizofrenia → gangguan realitas, halusinasi, delusi.
-
Gangguan bipolar → perubahan mood ekstrem.
-
Depresi berat → memengaruhi kimia otak dan fungsi kognitif.
7. Gangguan Perkembangan
-
Autisme (ASD) → memengaruhi komunikasi & interaksi sosial.
-
ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) → sulit fokus, hiperaktif.
-
Cerebral palsy → kerusakan otak sejak lahir yang memengaruhi gerakan.